Minggu, 24 September 2017

Rakyat punya sejarah kuat pertahankan NKRI

id rektor, johni najwan, unja
 Rakyat punya sejarah kuat pertahankan NKRI
Rektor Unja Prof H Johni Najwan SH MH PhD (Humas Unja)
Jambi, Antarajambi.com - Rakyat Indonesia memiliki sejarah kuat dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan sekaligus memiliki kemampuan mendapatkan solusi terbaik bagi keutuhan NKRI, kata Rektor Universitas Jambi Prof H Johni Najwan di Jambi, Jumat.

"Indonesia merupakan negara besar dan tentunya memiliki dinamika yang cukup besar dan kompleks, namun sejarah menunjukkan rakyat Indonesia selalu bisa mendapatkan solusi terbaik bagi keutuhan NKRI," kata Johni Najwan.

Menurut dia, kemampuan rakyat Indonesia untuk bangkit ke arah yang lebih baik dan memperbaiki keadaan, telah terwujud dalam berbagai era dan situasi yang dihadapi.

Ia menyebutkan, kemampuan dan kesadaran menemukan solusi bagi kepentingan bangsa dan negara berlangsung saat reformasi, sebuah gerakan menuju perubahan ke arah yang lebih baik.

"Sebagian aspirasi tidak tersalurkan, itu sebuah kewajaran di dalam yang namanya proses negara besar karena dinamikanya sangat tinggi," katanya.

Lebih lanjut ia menyatakan, rakyat Indonesia harus optimistis dengan potensi, kemampuan serta kekayaan yang dimiliki. Hal itu menurut dia dipastikan memunculkan berbagai dinamika yang berdampak reaksi dari dalam maupun luar negeri.

Ia mengutip teori pakar hukum internasional Prof Dr Moechtar Kusumahatmadja (almarhum) , yang menyatakkan untuk menuju damai harus bersiap perang.

"Prof Muchtar menyebutkan, kalau ingin damai maka bersiap-siaplah perang. Ungkapan itu menekankan perlunya sebuah bangsa memiliki kesiap siagaan dan kewaspadaan sehingga dengan kesiapan itu menjadi kuat dan tidak ada yang menginjak, karena kita siap perang maka tidak ada yang berani mengganggu," katanya.

Ia menyatakan, munculnya gejolak dalam sebuah situasi di negeri ini sebuah hal yang wajar dan itu terjadi di setiap negara. Untuk negara besar tentu dinamikanya lebih besar lagi.

"Jangankan negara, keluarga kecil saja pasti ada terjadi dinamika dan perbedaan, namun pada gilirannya akan menuju sebuah solusi bersama," katanya.

Ia menyatakan, semangat Kebangkitan Nasional Indonesia menjadi momen yang penting untuk kembali menyatukan tekad untuk kepentingan yang  lebih besar, menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.

"Bagaimanapun kondisi bangsa dan negara, kita harus waspada. Tak ada yang perlu dikhawatirkan karena Indonesia memiliki masyarakat yang sayang NKRI. Yang memiliki kepedulian besar untuk keutuhan NKRI yang bisa membentengi dari berbagai paham yang merongrong keutuhan bangsa dan negara," katanya.   

Terkait dinamika politik di tanah air saat ini, Johni Najwan yang juga pakar perbandingan hukum itu menyatakan saat ini masih dalam kontrol TNI dan Polri.

"Saya kira dinamikanya masih biasa, dalam kontrol TNI dan Polri. Tidak perlu khawatir tapi tidak boleh lengah," katanya menambahkan.
    

Editor: Syarif

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga